Thursday, April 20, 2017

Exciting ClustrMaps News!

Greetings,

Today we are introducing ClustrMaps Premium accounts that enhance your experience by providing more privacy controls, branding controls, data export options, and online marketing benefits.

Read more about premium accounts and pricing here: http://blog.clustrmaps.com/introducing-clustrmaps-premium/

We've also made significant advances to ClustrMaps service (free for all users), bringing many new features and improvements, including:

* New widget editor — you can customize the exact widget size and colors
* A brand new widget type — the rotating Globe
* A new website statistics page
* More stats data
* More map providers
* IP addresses exclusion
* Full HTTPS/SSL

Please see the full change log here: http://blog.clustrmaps.com/introducing-clustrmaps-3-0/

As you can see, a lot has changed since we last spoke. We can't wait for you to visit the https://clustrmaps.com and try all the new features. If you have any questions or suggestions, feel free to contact us!

Tuesday, February 16, 2016

Your Website: Greenland, Austria and Argentina - all in the last 2 seconds

Imagine what it would be like to know EXACTLY where your visitors are coming from
in real time?

Well - with ClusterMaps you have that all with a simple 2 lines of JavaScript
and it is 
completely AT NO COST.

If you haven't been back for a while, then head on over and start getting
deep and meaningful data that can drive you more success.


Click Here to see the new ClustrMaps










Unsubscribe me from this list

Saturday, September 18, 2010

Seputar Bilirubin Bayi

Habis cari2 artikel tentang Bilirubin di Mbah Google, cause anak kedua ane baru lahir dengan kadar bilirubin agak tinggi:berdukas, jadi ane share informasinya buat kaskuser siapa tau bisa mermanfaat

Bilirubin Bayi merupakan kenaikan tingkat bilirubin pada bayi. Ketika tubuh bayi mengganti sel-sel darah merah dan jaringan tubuh lainnya dengan yang baru, maka hasil pembuangan dari proses ini biasanya akan dihilangkan oleh hati/liver. Bilirubin termasuk salah satu hasil pembuangan tersebut.

- Latar Belakang Terjadinya

- Kapan Hiperbilirubinemia Menjadi Berbahaya?

- Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Latar Belakang Terjadinya Hiperbilirubinemia



Ketika bayi Anda masih berada dalam rahim (masih dalam bentuk janin), maka tugas membuang bilirubin dari darah janin dilakukan oleh plasenta. Hati/liver si janin tidak perlu membuang bilirubin.


Ketika bayi Anda lahir, maka tugas ini langsung diambil alih oleh hati/liver-nya. Karena liver-nya belum terbiasa melakukannya, maka jangan kaget jika ternyata ia memerlukan beberapa minggu untuk penyesuaian.

Selama liver bayi Anda bekerja keras untuk menghilangkan bilirubin dari darahnya, tentu saja jumlah bilirubin yang tersisa akan terus menumpuk di tubuhnya. Karena bilirubin berwarna kuning, maka jika jumlahnya sangat banyak, ia dapat “menodai” kulit dan jaringan-jaringan tubuh lainnya yang dimiliki oleh bayi Anda.

Kapan Hiperbilirubinemia Menjadi Berbahaya?


Untuk tingkat bilirubin rendah atau menengah, akibat yang terjadi adalah berubahnya warna kulit bayi Anda menjadi kuning. Sedangkan tingkat bilirubin yang tinggi bisa berbahaya, karena ia bisa masuk ke sel-sel otak bayi dan merusaknya.

Untuk mencegah hal ini terjadi, sangatlah bijaksana untuk mengontrol terus tingkat bilirubin bayi yang terkena Hiperbilirubinemia.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?


Pada tingkat akumulasi bilirubin yang masih rendah, Anda cukup memberikan asupan air yang lebih kepada bayi Anda dan memberikan fototerapi (atau biasanya dengan berjemur di panas matahari pagi).

Pada tingkat akumulasi bilirubin yang sudah sangat tinggi, mungkin diperlukan adanya transfusi darah, untuk “menukar” darah bayi yang mengandung bilirubin tinggi tersebut dengan darah orang dewasa dengan tingkat bilirubin yang rendah.

Biasanya kondisi Hiperbilirubinemia ini lebih banyak ditemukan pada bayi prematur, namun biasanya dapat diatasi hanya dengan memperbanyak asupan air dan fototerapi.

sumber:

dari berbagai sumber

Friday, August 27, 2010

Langsing dengan Dua Gelas Air

Lupakan pil atau makanan diet berharga mahal. Cara paling aman dan murah serta sederhana untuk menurunkan berat badan adalah minum dua gelas air putih sebelum makan.

Orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya lebih banyak berkurang dibandingkan mereka yang menghitung jumlah kalori. Meskipun beberapa jenis obat bisa memotong kemampuan tubuh untuk menyerap lemak dengan membuat otak merasa kenyang, air hanya mengisi perut.

Peneliti dari Amerika Serikat membandingkan orang berdiet dengan minum air sebelum makan dan yang benar-benar memperhatikan asupan makanan dan kalori dalam tubuhnya. Selama tiga bulan, orang yang minum dua gelas air sebelum makan, berat badannya turun rata-rata 7 kg, dan 2kg lebih banyak dibandingkan yang tidak minum air.
"Seseorang harus minum lebih banyak air putih dan mengurangi gula. Itu adalah cara paling sederhana mengatur berat badan," kata salah satu peneliti, Dr. Brenda Davy, dari Virginia Polytechnic Institute and State University, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dalam penelitian sebelumnya, Dr, Brenda menemukan seseorang yang minum air akan makan 75 hingga 90 kalori lebih sedikit. Air putih memang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah untuk menurunkan berat badan secara sehat. Jika perut Anda penuh dengan air, maka perut akan terasa lebih penuh dan makan pun menjadi lebih sedikit.

Monday, January 11, 2010

Tips Menghentikan Kesemutan

Tak jarang kalau jari atau kaki kita tertekuk agak lama, maka akan terjadi kesemutan dan otot jadi sulit digerakkan. Menghadapi kesemutan, caranya mudah saja. Pertama, ambillah temu hitam yang dicampur dengan kencur, tebu, lengkuas. Semua bahan tersebut kemudian direbus. Selesai direbus, barulah bahan-bahan itu bisa dipakai dan digosokkan pada bagian yang kesemutan. Selamat mencoba.